Kami sedang menyiapkan yang Anda perlukan

Tips and TrickOtomotif
26 Oktober 202617Pembaca
Bagikan :
Daftar Isi Artikel
Harga mobil bekas memang menarik, apalagi bagi Gen Z dan milenial yang baru mulai punya kendaraan pertamanya sendiri.
Namun, tanpa tips membeli mobil bekas yang tepat, keputusan ini bisa berujung pada biaya tak terduga.
Karena itu, kenali risikonya sejak awal dan siapkan pembiayaan dengan matang.
Mobil bekas punya riwayat yang tidak selalu terlihat dari luar. Berikut empat risiko yang perlu Anda waspadai sebelum bertransaksi.
Mobil bekas banjir atau bekas tabrakan bisa tampak mulus setelah dipoles. Anda perlu perlu cek dengan seksama, terutama di bagian rangka, apakah terdapat penyok atau karat pada bagian mobil, karena itu merupakan indikasi awal mobil bekas tabrakan atau banjir.
Waspadai juga odometer yang diputar mundur sehingga angka kilometer di dashboard tidak mencerminkan pemakaian sebenarnya.
Pastikan BPKB, STNK, dan identitas penjual saling sesuai.
Dokumen yang tidak lengkap atau tidak cocok dengan nomor rangka dan mesin dapat menyulitkan proses balik nama di kemudian hari.
Harga jauh di bawah pasaran patut dicurigai karena bisa menyembunyikan masalah.
Sebaliknya, harga yang terlalu tinggi membuat Anda membayar lebih dari nilai mobil yang sebenarnya.
Selain harga mobil, ada biaya lain seperti balik nama, pajak, asuransi, dan servis awal. Jika tidak dihitung dari awal, beban ini bisa mengganggu keuangan bulanan Anda.
Risiko lain muncul saat Anda memutuskan terburu-buru tanpa membandingkan skema pembayaran. Padahal, selisih bunga dan tenor dapat memengaruhi total biaya yang harus dibayar.

Pemeriksaan langsung adalah langkah yang paling menentukan. Ajak mekanik yang Anda percaya jika perlu, lalu periksa tiga hal berikut dengan teliti.
Angka kilometer perlu dicocokkan dengan kondisi fisik mobil.
Bandingkan angka kilometer dengan keausan pedal, setir, dan jok. Mobil dengan kilometer rendah, tapi tampak sangat aus patut dipertanyakan.
Cocokkan dengan catatan di buku servis atau stiker servis terakhir.
Perhatikan tampilan odometer, apakah ada angka yang janggal atau panel yang pernah dibongkar.
Mesin dan bodi menunjukkan seberapa baik mobil dirawat selama ini.
Nyalakan mesin saat masih dingin, lalu dengarkan suara kasar atau getaran yang tidak wajar.
Cek kebocoran oli dan air radiator, serta perhatikan warna asap knalpot.
Periksa bodi: warna cat yang tidak seragam atau celah antarpanel yang tidak rata bisa jadi tanda bekas tabrakan.
Cium bau apek dan cek karat atau sisa lumpur di bawah jok dan bagasi sebagai tanda bekas banjir.
Lakukan test drive untuk menguji rem, kemudi, dan perpindahan transmisi.
Riwayat perawatan yang rapi menambah rasa aman Anda sebagai pembeli.
Minta buku servis dan nota perawatan. Servis rutin yang tercatat adalah nilai plus.
Pastikan BPKB, STNK, faktur, dan kunci serep tersedia, serta nomor rangka dan mesin sesuai dengan dokumen.
Cek apakah pajak kendaraan sudah dibayar dan tidak ada tunggakan.
Jika Anda berencana membeli secara bertahap, hitung seluruh biaya sejak awal. Angka yang tampak ringan di awal belum tentu ringan sampai akhir masa pembayaran.
DP kecil memang meringankan di muka, tetapi pokok pembiayaan menjadi lebih besar. Akibatnya, angsuran bulanan dan total pembayaran sampai lunas ikut meningkat.
Tenor panjang membuat angsuran per bulan lebih kecil, tetapi total bunga yang dibayar umumnya lebih besar. Tenor pendek berlaku sebaliknya. Pilih yang seimbang dengan arus kas Anda.
Sebelum menandatangani perjanjian, pastikan angsuran tidak membebani keuangan Anda. Beberapa patokan berikut bisa membantu.
Patokan umum: total cicilan sebaiknya tidak melebihi sekitar 30% dari penghasilan bulanan.
Siapkan dana darurat agar pembayaran tetap lancar saat ada kebutuhan mendadak.
Masukkan biaya pajak tahunan dan servis berkala ke dalam hitungan bulanan Anda.
Setelah memahami risiko dan hitungannya, jadikan daftar berikut sebagai pegangan saat berburu mobil bekas.
Tentukan anggaran dan kebutuhan. Sertakan biaya di luar harga mobil, seperti pajak, balik nama, dan asuransi.
Bandingkan harga. Lihat beberapa penjual untuk model, tahun, dan kondisi yang setara.
Periksa langsung. Lihat unit secara fisik dan lakukan test drive, jangan hanya mengandalkan foto.
Cocokkan dokumen. Pastikan BPKB, STNK, serta nomor rangka dan mesin sesuai sebelum membayar.
Libatkan mekanik. Minta pendapat mekanik yang Anda percaya untuk memeriksa kondisi mesin dan kaki-kaki.
Hitung total pembayaran. Pastikan angsuran bulanan masih nyaman untuk keuangan Anda.
Jangan terburu-buru. Jika ada hal yang janggal, lebih baik mundur dan cari unit lain.
Semua langkah tadi berlaku, baik Anda membeli secara tunai maupun bertahap. Jika dana belum cukup, rencanakan sumber dananya sejak awal agar Anda punya waktu membandingkan opsi dengan tenang.
Jika Anda sedang mencari solusi pembiayaan mobil bekas yang aman dan dapat dipercaya, pembiayaan mobil bekas melalui ACC ONE bisa Anda pertimbangkan.
Anda bisa memilih dari beragam unit berdasarkan brand, varian, dan tahun produksi. Ada pula pilihan dengan kilometer rendah bagi Anda yang ingin mendapatkan mobil dengan pemakaian masih minim.
Dengan pilihan uang muka mulai dari DP 0% untuk unit bertanda khusus, hingga tenor sampai 60 bulan, Anda bisa menyesuaikan cicilan dengan kemampuan finansial.
Yuk, hitung jumlah cicilan perbulan dengan simulasi pembiayaan mobil bekas supaya total biaya angsurannya sesuai dengan budget yang sudah disiapkan.
Jangan asal pilih mobil bekas! Saatnya bawa pulang mobil impian yang aman dari ACC ONE!
1. Apa Saja syarat pengajuan pembiayaan mobil bekas
Pengajuan pembiayaan mobil untuk customer atas nama perorangan adalah sebagai berikut :
Fotokopi KTP/KITAS dan Passport (untuk WNA)
Fotokopi KK
NPWP
Slip gaji atau keterangan penghasilan
Cover buku tabungan
Surat keterangan usaha (untuk wiraswasta)
2. Berapa tenor maksimum yang ditawarkan untuk kredit mobil bekas?
Tenor maksimum pembiayaan mobil bekas di ACC biasanya bisa sampai dengan 5 tahun (60 bulan)
3. Di mana bisa mengajukan pembiayaan mobil bekas lewat ACC One?
Pengajuan pembiayaan mobil bekas dapat diakses melalui website ACC ONE di link https://www.acc.co.id/product/mobil-bekas
4. Apakah Astra Credit Companies merupakan perusahaan yang legal?
PT Astra Sedaya Finance, PT Astra Auto Finance, dan PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK
#mobil
#mobilbekas
#tips
Berita Lainnya
Lihat semua